RSS

CARA MEMBERSIHKAN JAS HUJAN YANG KENA JAMUR


Hasil gambar untuk jas hujan

Membersihkan jasa hujan 
Jas hujan merupakan hal yang penting jika musim hujan tiba bahkan kita selalu menaruhnya di jok motor dan ini hal yang wajib dibawa oleh setiap pengendara sepeda motor. Kadang kita kesal dengan jas hujan kita yang di penuhi noda/jamur dan berbau apek yang bikin kita nyaman dengan semua itu  nah berikuta tips cara membersihkan dan menghilangkan bau apek dan jamur pada jas hujan.


Peralatan yang di perlukan :
  1. Cuka atau sitrun
  2. Air bersih
  3. Ember
  4. Sabun cair
  5. Sikat pakaian
Cara membersihkan jamur dan bau apek pada jas hujan

Untuk menghilangkan bau apek caranya cukup mudah semudah cuci bilas, berikut langkah-langkahnya :
  • Basahi jas hujan di kucuran air kran agar pasir dan kotoran yang menempel hanyut bersama air.
  • Gunakan sabun cair untuk membersihkan permukaan jas hujan penggunaan sabun cair agar meninggalkan bau harum dan kesegaran yang ditinggalkan sabun cair tersebut.(Untuk bahan parasit sebaiknya jangan dikucek karena bisa rusak cukup usap-usap menggunakan tangan
  • Setelah dirasa cukup bersih dan bilas di kucuran air kran
  • Untuk pengeringan, kibas-kibaskan air yang masih terdapat di jas hujan.
  • Gantung dan jemur (jangang menjemur di terik matahari yang panas karena dapat merusak karet yang ada di jas hujan).
Mengilangkan jamur pada jas hujan
  • Rendam mantel yang sudah berjamur dalam air.
  • Tambahkan cuka secangkir ke dalamnya atau jika sitrun cukup sepertiga bungkus saja.
  • Diamkan selama kurang lebih 45 menit.
  • Bersihkan jamur dengan menggosok bagian berjamur dengan sikat pakaian.
  • Terakhir bilas dengan air bersih lalu angin-anginkan sampai kering
Penggunaan suka atau citrun cukup efektif untuk menghilangkan bau apek dan jamur. Kedua bukan hanya berfungsi sebagai bahan makanan tapi juga sebagai pembersih noda yang hebat. Sitrun juga mampu membersihkan dan memutihkan pakaian.

Semoga  bermanfaat

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

memilah sampah



Memilah milah Sampah

Sampah ialah limbah padat atau sisa aktivitas manusia baik organik maupun an-organik yang masih memerlukan pengelolaan agar tidak menimbulkan masalah terhadap lingkungan

Gambar terkaitYang dimaksud dengan Organik ialah senyawa yang mengandung karbon, bahan organik dapat berasal dari alam atau buatan manusia. beberapa senyawa organik merupakan sumber makanan untuk bakteri dan dapat mengalami pembusukan
Sampah rumah tangga terdiri dari :

  •   Sampah organik,
  • Sampah an-organik, dan
  • Bahan Bahaya Beracun/B3.


Sampah organik terdiri dari sisa makanan, sisa sayuran, kertas, kardus, tekstil, karet, ban, kayu dan semua jenis plastik. Sampah an-organik terdiri dari gelas, bahan pecah belah, kaleng timah, aluminium, logam besi. Sampah B3 ialah jenis sampah yang mudah terbakar, reaktif, beracun yang dapat membahayakan kesehatan atau kehidupan organisme. Sampah B3 terdiri dari baterei, pupuk kimia, cat, pestisida, insektisida.
Berdasarkan karakteristik sampah khususnya sampah rumah tangga maka diklasifikasikan menjadi 3 meliputi

  • barang lapak,
  • bahan organik yang dapat dikomposkan, dan
  • residu. Barang lapak ialah sampah yang dapat dimanfaatkan atau dijual kembali.

 Barang lapak ialah sampah dari kertas, karton, kardus, besi, kaleng, plastik, botol, berbagai jenis karet. Bahan organik yang dapat dikomposkan ialah sampah dari material organik yang mudah atau cepat membusuk meliputi sisa makanan, sisa sayuran, sisa buah, bekatul, daun. Residu ialah sampah yang tidak diperlukan lagi baik untuk pengomposan maupun sebagai barang lapak. Sampah residu meliputi bahan organik yang sukar terurai (kulit durian, kulit telur, ranting & cabang pohon, bongkol jagung) dan B3.
Jenis sampah rumah tangga terdiri dari

  • Sampah basah dan
  • Sampah kering.

Sampah basah ialah sampah organik yang mudah membusuk terdiri dari sisa makanan, sisa sayur, sisa buah, daun tanaman. Sampah kering ialah sampah organik yang lama membusuk dan sampah an-organik.

Sampah khusus ialah sampah yang berukuran besar seperti perabotan rumah tangga, rak buku, filing kabinet, barang elektronik, sampah kebun.

B. Pentingnya Pemilahan Sampah

Pemilahan sampah merupakan modal awal pengelolaan sampah. Pemilahan sampah bertujuan untuk meletakkan jenis sampah sesuai dengan kelompoknya (sampah basah atau sampah kering). Pemilahan sampah dilakukan agar sampah dapat dimanfaatkan/Re-use atau didaurulang/Re-cycle. Pemilahan sampah dapat memperoleh bahan baku sampah yang baik untuk kompos. Kualitas kompos juga ditentukan oleh bahan baku kompos/sampah. Pemilahan sampah juga dapat memperoleh energi dan hasil samping dari pemrosesan sampah. Pemilahan sampah dapat mengetahui jenis sampah yang berbahaya.

C. Tips-tips Pemilahan Sampah
 
Proses pemilahan sampah rumah tangga dilakukan secara manual dengan menggunakan tangan manusia. Proses pemilahan sampah dari rumah tangga dilakukan dengan menyediakan 4 (empat) tempat yaitu

  • sampah basah,
  • sampah kering nilai jual tinggi,
  • sampah kering nilai jual rendah, dan
  • sampah yang tidak terolah yang dibuang ke TPS/TPA.

Pengurangan ukuran sampah basah merupakan langkah pengolahan sampah berikutnya untuk mempercepat proses pengomposan. Proses pemilahan dan pengolahan sampah memerlukan keterampilan yang dapat dikembangkan melalui pengalaman dan kebiasaan. Dengan pengalaman dan kebiasaan ini dapat meningkatkan jati diri sebagai Kader Lingkungan. Tidak ada kata repot atau sulit dalam memilah sampah karena dengan modal pemilahan sampah minimal kita dapat berperilaku hidup sehat, peduli & berkarya dalam lingkungan serta dapat menambah pendapatan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

menjaga kebersihan lingkungan



Pentingnya Menjaga Kebersihan
 
Menjaga lingkungan agar tetap asri memanglah sangat penting, karena dengan lingkungan yang sehat adalah cermin hidup sehat dan juga terhindar dari penyakit. Untuk itulah marilah kita biasakan hidup sehat dengan membiasakan diri kita sendiri untuk menjaga dan membuang sampah pada tempatnya marilah kita coba dengan lingkungan yang lebih kecil seperti lingkungan di keluarga kita dan kita selaku orang tua memberi contah kepada anak-anak kita untuk selalu membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya Buanglah sampah pada tempatnya, bersihkan tempat yang kotor, biasakan hidup bersih

Beberapa cara untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih.


  • Membuang sampah pada tempatnya, jangan dibuang disembarang tempat.
  •  Membersihkan rumah dari kotoran dan debu.
  •  Bersihkan halaman rumah secara rutin supaya terlihat bersih dan nyaman bila dipandang.
  • Membersihkan selokan-selokan yang ada sampahnya agar tidak tersumbat air.
  • Sampah yang sudah dibuang kalau sudah banyak sebaiknya dibakar. Jika sampah organik bisa Anda manfaatkan sebagai pupuk.
  • Menutup tempat penyimpanan air, mengurus bak mandi secara rutin, mengubur barang-barang bekas.
  • Buanglah sampah pada tempatnya, bersihkan tempat yang kotor, biasakan hidup bersih.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS